Bahasa Indonesia XI - Ringkasan Materi Teks Proposal

 

A)   Bagian-bagian Teks Proposal

a.     Latar Belakang

·   Mengemukakan kejadian, keadaan, atau hal yang melatarbelakangi pentingnya dilaksanakan suatu penelitian.

·   E.g. : Mengusulkan kegiatan kesehatan penduduk desa à latar belakang : berjangkitnya penyakit menular.

b.     Masalah dan Tujuan

·   Menyebutkan masalah dan tujuan-tujuan kegiatan

·   Tujuan disusun secara rasional dan persuasif sehingga yang membacanya tertarik.

c.     Ruang Lingkup Kegiatan

·   Menjelaskan batas-batas bahasan.

·   Manfaat :

1.     Pokok persoalan dari kegiatan yang akan dilakukan dapat lebih terlihat oleh pengusul

2.    Penerima usul dapat lebih mudah melihat kebaikan dan kelemahan suatu deskripsi jika konkret dan jelas

·   Pengusul dan penerima usul dapat menguji masalah-masalah dari ruang lingkup itu dengan bahan-bahan literatur yang ada.

d.     Kerangka Teoretis dan Hipotesis

·   Mengemukakan telaah terhadap teori penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan masalah yang dirumuskan.

::: Telaah bisa berupa perbandingan, pengontrasan, dan peletakan teori-teori itu pada masalah yang akan diteliti

·   Teori menjadi dasar argumentasi bagi pengusul dalam meneliti persoalan-persoalannya sehingga diperoleh jawaban yang dapat diandalkan.

à Penerima usul bisa memahami bobot usulan dan mengetahui penguasaan pengusul terhadap kegiatan yang diusulkannya

e.     Metode

·   Mengemukakan metode yang akan dilaksanakan.

·   Contoh

1.     Teknik pengumpulan data : historis, deskriptif, atau eksperimental. à misalnya dengan kegiatan teknik angket (kuesioner), wawancara, observasi, studi pustaka, atau tes.

2.    Teknik pengolahan data

·   Semakin komprehensif metodenya maka penerima usul akan semakin yakin dengan rencana kegiatan yang diusulkan + Ia dapat menilai jumlah biaya yang perlu dikeluarkan.

·   Manfaat :

! Memberikan gambaran pada penerima usul : apakah rencana itu akan diperoleh hasil yang memuaskan atau tidak.

f.     Pelaksana Kegiatan

·   Susunan personalia dari badan yang menyampaikan proposal tersebut.

·   Agar penerima usul yakin, tuliskan personalia yang dapat diandalkan.

à Lengkapi dengan pendidikan dan keahlian, bila perlu.

                        *Dalam skripsi, tesis, atau disertasi, pelaksana kegiatan tidak perlu karena sudah jelas, yakni mahasiswa itu sendiri.

g.     Fasilitas

·   Sebagai upaya menekankan biaya sehingga anggaran lebih murah daripada kalau harus menyewa.

·   Pengusul perlu menggambarkan bermacam-macam fasilitas yang dimilikinya.

·   Manfaat : Lebih meyakinkan penerima usul bahwa tawaran pengusul serius dan sanggup mengerjakan dengan baik.

h.     Keuntungan dan Kerugian

·   Manfaat : Lebih meyakinkan penerima usul bahwa biaya yang akan dikeluarkan olehnya tidak akan sia-sia dengan yang akan diperoleh.

·   Bentuk keuntungan : keuntungan yang langsung diharapkan, keuntungan sampingan, penghematan, dan sebagainya.

·   Lebih simpatik à Mengemukakan kerugian atau hambatan-hambatan yang akan dihadapi à Menguntungkan pihak pengusul karena badan penerima usulan lebih percaya akan kejujuran pengusul.

i.      Lama waktu

·   Menjelaskan lama waktu pekerjaan itu akan diselesaikan.

·   Apabila terdiri atas tahap-tahap pekerjaan maka perlu diberikan perincian waktu penyelesaian masing-masing.

j.      Pembiayaan

·   Menjelaskan perincian biaya yang diperlukan agar penelitian dapat berjalan.

·   Perincian dapat dibagi untuk upah, alat perlengkapan, belanja barang, biaya umum, dan sebagainya.

·   Harus benar-benar digarap agar meyakinkan penerima usul.

·   Informasi tambahan :

o   Badan penerima usul dengan reputasi baik lebih mengutamakan kualitas pekerjaan daripada biaya.

 

B)   Contoh Sistematika Proposal

>> Sistematika proposal secara umum :

1. Latar Belakang

2. Masalah dan Tujuan

a. Masalah

b. Tujuan

3. Ruang Lingkup Kegiatan

a. Objek

b. Jenis-Jenis kegiatan

4. Kerangka Teoretis dan Hipotesis

a. Kerangka teoretis

b. Hipotesis

5. Metode

6. Pelaksana Kegiatan

a. Penanggung jawab

b. Susunan personalia

7. Fasilitas yang Tersedia

a. Sarana

b. Peralatan

8. Keuntungan dan Kerugian

a. Keuntungan-Keuntungan

b. Kemungkinan kerugian

9. Lama Waktu dan Tempat Pelaksanaan

a. Waktu

b. Tempat

10. Anggaran Biaya

11. Daftar Pustaka

12. Lampiran-Lampiran

 

>> Sistematika proposal khusus penelitian

1. Latar Belakang Masalah

2. Perumusan Masalah

3. Tujuan Penelitian

4. Manfaat Penelitian

5. Landasan Teori

6. Metode Penelitian

7. Kerangka Penulisan Laporan

 

Informasi tambahan :

·         Sistematika proposal bersifat fleksibel, mengikuti jenis kegiatan yang akan dilaksanakan dan lembaga yang hendak dituju.

 

 

 

C)    Kaidah Kebahasaan Teks Proposal

a.     Pernyataan argumentatif

b.     Pernyataan persuasif

c.     Kata-kata teknis/istilah, khususnya istilah ilmiah

A)   Bagian-bagian Teks Proposal

a.     Latar Belakang

·   Mengemukakan kejadian, keadaan, atau hal yang melatarbelakangi pentingnya dilaksanakan suatu penelitian.

·   E.g. : Mengusulkan kegiatan kesehatan penduduk desa à latar belakang : berjangkitnya penyakit menular.

b.     Masalah dan Tujuan

·   Menyebutkan masalah dan tujuan-tujuan kegiatan

·   Tujuan disusun secara rasional dan persuasif sehingga yang membacanya tertarik.

c.     Ruang Lingkup Kegiatan

·   Menjelaskan batas-batas bahasan.

·   Manfaat :

1.     Pokok persoalan dari kegiatan yang akan dilakukan dapat lebih terlihat oleh pengusul

2.    Penerima usul dapat lebih mudah melihat kebaikan dan kelemahan suatu deskripsi jika konkret dan jelas

·   Pengusul dan penerima usul dapat menguji masalah-masalah dari ruang lingkup itu dengan bahan-bahan literatur yang ada.

d.     Kerangka Teoretis dan Hipotesis

·   Mengemukakan telaah terhadap teori penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan masalah yang dirumuskan.

::: Telaah bisa berupa perbandingan, pengontrasan, dan peletakan teori-teori itu pada masalah yang akan diteliti

·   Teori menjadi dasar argumentasi bagi pengusul dalam meneliti persoalan-persoalannya sehingga diperoleh jawaban yang dapat diandalkan.

à Penerima usul bisa memahami bobot usulan dan mengetahui penguasaan pengusul terhadap kegiatan yang diusulkannya

e.     Metode

·   Mengemukakan metode yang akan dilaksanakan.

·   Contoh

1.     Teknik pengumpulan data : historis, deskriptif, atau eksperimental. à misalnya dengan kegiatan teknik angket (kuesioner), wawancara, observasi, studi pustaka, atau tes.

2.    Teknik pengolahan data

·   Semakin komprehensif metodenya maka penerima usul akan semakin yakin dengan rencana kegiatan yang diusulkan + Ia dapat menilai jumlah biaya yang perlu dikeluarkan.

·   Manfaat :

! Memberikan gambaran pada penerima usul : apakah rencana itu akan diperoleh hasil yang memuaskan atau tidak.

f.     Pelaksana Kegiatan

·   Susunan personalia dari badan yang menyampaikan proposal tersebut.

·   Agar penerima usul yakin, tuliskan personalia yang dapat diandalkan.

à Lengkapi dengan pendidikan dan keahlian, bila perlu.

                        *Dalam skripsi, tesis, atau disertasi, pelaksana kegiatan tidak perlu karena sudah jelas, yakni mahasiswa itu sendiri.

g.     Fasilitas

·   Sebagai upaya menekankan biaya sehingga anggaran lebih murah daripada kalau harus menyewa.

·   Pengusul perlu menggambarkan bermacam-macam fasilitas yang dimilikinya.

·   Manfaat : Lebih meyakinkan penerima usul bahwa tawaran pengusul serius dan sanggup mengerjakan dengan baik.

h.     Keuntungan dan Kerugian

·   Manfaat : Lebih meyakinkan penerima usul bahwa biaya yang akan dikeluarkan olehnya tidak akan sia-sia dengan yang akan diperoleh.

·   Bentuk keuntungan : keuntungan yang langsung diharapkan, keuntungan sampingan, penghematan, dan sebagainya.

·   Lebih simpatik à Mengemukakan kerugian atau hambatan-hambatan yang akan dihadapi à Menguntungkan pihak pengusul karena badan penerima usulan lebih percaya akan kejujuran pengusul.

i.      Lama waktu

·   Menjelaskan lama waktu pekerjaan itu akan diselesaikan.

·   Apabila terdiri atas tahap-tahap pekerjaan maka perlu diberikan perincian waktu penyelesaian masing-masing.

j.      Pembiayaan

·   Menjelaskan perincian biaya yang diperlukan agar penelitian dapat berjalan.

·   Perincian dapat dibagi untuk upah, alat perlengkapan, belanja barang, biaya umum, dan sebagainya.

·   Harus benar-benar digarap agar meyakinkan penerima usul.

·   Informasi tambahan :

o   Badan penerima usul dengan reputasi baik lebih mengutamakan kualitas pekerjaan daripada biaya.

 

 

 

B)   Contoh Sistematika Proposal

>> Sistematika proposal secara umum :

1. Latar Belakang

2. Masalah dan Tujuan

a. Masalah

b. Tujuan

3. Ruang Lingkup Kegiatan

a. Objek

b. Jenis-Jenis kegiatan

4. Kerangka Teoretis dan Hipotesis

a. Kerangka teoretis

b. Hipotesis

5. Metode

6. Pelaksana Kegiatan

a. Penanggung jawab

b. Susunan personalia

7. Fasilitas yang Tersedia

a. Sarana

b. Peralatan

8. Keuntungan dan Kerugian

a. Keuntungan-Keuntungan

b. Kemungkinan kerugian

9. Lama Waktu dan Tempat Pelaksanaan

a. Waktu

b. Tempat

10. Anggaran Biaya

11. Daftar Pustaka

12. Lampiran-Lampiran

 

>> Sistematika proposal khusus penelitian

1. Latar Belakang Masalah

2. Perumusan Masalah

3. Tujuan Penelitian

4. Manfaat Penelitian

5. Landasan Teori

6. Metode Penelitian

7. Kerangka Penulisan Laporan

 

Informasi tambahan :

·         Sistematika proposal bersifat fleksibel, mengikuti jenis kegiatan yang akan dilaksanakan dan lembaga yang hendak dituju.

 

 

 

C)    Kaidah Kebahasaan Teks Proposal

a.     Pernyataan argumentatif

b.     Pernyataan persuasif

c.     Kata-kata teknis/istilah, khususnya istilah ilmiah

d.     Kata kerja tindakan - Misal : berlatih, membaca, mengisi, mencampurkan, mendokumentasikan, mengamati, melakukan

e.     Kata pendefinisian : merupakan, adalah, yaitu, yakni

f.     Kata perincian : selain itu, pertama, kedua, ketiga.

g.     Kata keakanan : akan, diharapkan, direncanakan.

h.     Kata lugas/denotatif : Untuk menghindari kesalahan pemahaman

i.      Keefektifan kalimat

j.      Ketepatan pemilihan kata

k.     Kebakuan ejaan dan tanda baca

d.     Kata kerja tindakan - Misal : berlatih, membaca, mengisi, mencampurkan, mendokumentasikan, mengamati, melakukan

e.     Kata pendefinisian : merupakan, adalah, yaitu, yakni

f.     Kata perincian : selain itu, pertama, kedua, ketiga.

g.     Kata keakanan : akan, diharapkan, direncanakan.

h.     Kata lugas/denotatif : Untuk menghindari kesalahan pemahaman

i.      Keefektifan kalimat

j.      Ketepatan pemilihan kata

k.     Kebakuan ejaan dan tanda baca



______


Sumber materi : Buku Bahasa Indonesia Kelas XI - Kurikulum 2013 Revisi oleh Suherli, Maman Suryaman, Aji Septiaji, Istiqomah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ringkasan Materi tentang UUD 1945 PPKn Kelas 7 Kurikulum 2013 Revisi